Bagian 3 : Istilah Sering Tertukar
Jenis Profesi Administratif
Virtual Assistant bekerja secara remote dan bisa memiliki lebih dari satu klien sekaligus, dengan fleksibilitas kerja yang tinggi. Admin Staff bekerja penuh di kantor sebagai bagian dari struktur organisasi satu perusahaan. Executive Assistant fokus mendukung satu pimpinan tertentu, bisa bekerja di kantor maupun hybrid, namun fleksibilitasnya lebih rendah karena harus selalu selaras dengan jadwal pimpinannya.
Istilah ini bukan soal pakai yang mana, melainkan soal memahami konteks pekerjaan seseorang. Jangan menyamakan ketiganya saat menjelaskan profesi diri sendiri kepada klien, karena masing-masing membawa ekspektasi kerja yang berbeda.
Freelance bekerja berdasarkan proyek atau kontrak jangka pendek tanpa status karyawan tetap, dan bisa menangani banyak klien sekaligus. Remote Employee adalah karyawan tetap suatu perusahaan yang bekerja dari jarak jauh, namun tetap terikat pada satu perusahaan saja dengan benefit karyawan seperti biasa.
Gunakan istilah Freelance saat menjelaskan status kerja yang fleksibel dengan banyak klien, dan Remote Employee saat menjelaskan status kerja tetap pada satu perusahaan meski dilakukan dari jarak jauh.
General VA menangani pekerjaan administrasi secara luas tanpa fokus tertentu, cocok untuk pemula. Specialist VA fokus pada satu bidang tertentu, seperti Social Media VA atau Project Management VA, biasanya dengan tarif lebih tinggi karena keahlian yang lebih spesifik.
Gunakan istilah General VA di awal karier saat masih membangun pengalaman lintas bidang, dan beralih menyebut diri sebagai Specialist VA setelah benar-benar mendalami satu spesialisasi tertentu.