Bagian 1 : Kamus

Google Workspace

Google Workspace

Fungsi: Kumpulan aplikasi produktivitas berbasis cloud dari Google yang saling terintegrasi, mencakup email, pengolah kata, spreadsheet, hingga alat konferensi video, semuanya dapat diakses lewat satu akun.

Contoh: Seorang VA membuka Gmail, Google Docs, dan Google Calendar secara bersamaan hanya dengan satu login akun Google.

Gmail

Fungsi: Layanan email dari Google yang menjadi kanal komunikasi utama VA dengan klien, rekan kerja, maupun pihak eksternal.

Contoh: VA mengirim laporan mingguan dan membalas pertanyaan klien melalui Gmail setiap hari.

Google Drive

Fungsi: Layanan penyimpanan berbasis cloud yang memungkinkan dokumen disimpan online dan diakses dari perangkat mana pun.

Contoh: VA menyimpan seluruh dokumen kerja untuk satu klien dalam satu folder terstruktur di Drive.

Google Docs

Fungsi: Aplikasi pengolah kata berbasis cloud untuk membuat dokumen seperti proposal, laporan, dan Minutes of Meeting, dengan fitur Auto Save dan kolaborasi real-time.

Contoh: VA dan klien mengedit draf proposal yang sama secara bersamaan tanpa saling mengirim file.

Google Sheets

Fungsi: Aplikasi spreadsheet berbasis cloud untuk mengelola data seperti database pelanggan, rekap penjualan, dan tracker proyek.

Contoh: VA membuat rekap penjualan bulanan menggunakan formula SUM dan filter di Google Sheets.

Google Slides

Fungsi: Aplikasi presentasi berbasis cloud yang memungkinkan beberapa orang mengedit slide yang sama secara bersamaan.

Contoh: VA menyusun template laporan bulanan di Google Slides yang tinggal diduplikasi setiap periode.

Google Calendar

Fungsi: Aplikasi kalender digital untuk menjadwalkan rapat, mengatur deadline, dan mengelola agenda klien yang padat.

Contoh: VA menggunakan Google Calendar untuk mengatur lima jadwal meeting klien dalam satu hari tanpa bentrok.

Google Meet

Fungsi: Aplikasi konferensi video yang terintegrasi langsung dengan Google Calendar, sehingga tautan meeting otomatis tersemat pada undangan.

Contoh: VA membuka tautan Google Meet yang muncul otomatis di undangan kalender untuk memulai wawancara kandidat.

Google Forms

Fungsi: Aplikasi untuk membuat formulir digital seperti pendaftaran atau survei, dengan data yang bisa langsung terhubung ke Google Sheets.

Contoh: VA membuat formulir pendaftaran peserta pelatihan yang datanya otomatis masuk ke spreadsheet.

Auto Save

Fungsi: Fitur penyimpanan otomatis pada aplikasi Google Workspace, memastikan setiap perubahan tersimpan secara real-time tanpa perlu menekan tombol simpan.

Contoh: VA tidak kehilangan draf laporan meski koneksi internet tiba-tiba terputus, karena Auto Save sudah menyimpan versi terakhir.

Suggesting Mode

Fungsi: Mode pengeditan Google Docs di mana perubahan tercatat sebagai usulan yang perlu disetujui pemilik dokumen, bukan langsung mengubah isi final.

Contoh: VA merevisi proposal klien menggunakan Suggesting Mode agar klien bisa meninjau setiap perubahan sebelum menyetujuinya.

Version History

Fungsi: Fitur yang mencatat riwayat perubahan dokumen dari waktu ke waktu, memungkinkan pengguna memulihkan versi sebelumnya.

Contoh: VA mengembalikan versi laporan sebelum revisi yang ternyata keliru, tanpa perlu meminta salinan dari klien.

Canned Responses

Fungsi: Fitur Gmail untuk menyimpan template balasan email yang bisa dipakai berulang untuk pertanyaan rutin.

Contoh: VA customer service menyiapkan balasan siap pakai untuk pertanyaan seputar status pesanan.

Schedule Send

Fungsi: Fitur Gmail untuk mengatur waktu pengiriman email agar sampai pada jam kerja penerima, berguna bagi VA yang bekerja lintas zona waktu.

Contoh: VA menulis email malam hari namun menjadwalkan pengiriman agar sampai pagi hari sesuai zona waktu klien.

Hak Akses (Viewer/Commenter/Editor)

Fungsi: Tingkat izin yang dapat ditentukan saat membagikan dokumen di Google Drive, mulai dari sekadar melihat hingga mengubah isi dokumen sepenuhnya.

Contoh: VA memberi akses Commenter kepada pihak eksternal yang perlu meninjau dokumen tanpa bisa mengubahnya.

VLOOKUP / XLOOKUP

Fungsi: Formula pada Google Sheets untuk mencari suatu nilai pada satu tabel, kemudian mencocokkannya dengan data terkait pada tabel atau sheet lain berdasarkan kolom kunci yang sama.

Contoh: VA mencocokkan data pelanggan dari sheet pemesanan dengan sheet database pelanggan berdasarkan nomor ID yang sama di kedua sheet.

Data Validation

Fungsi: Fitur di Google Sheets yang membatasi jenis data yang dapat dimasukkan ke suatu kolom tertentu, misalnya hanya menerima tanggal atau pilihan dari daftar dropdown.

Contoh: Kolom status pesanan pada spreadsheet tim hanya bisa diisi dengan memilih dari dropdown berisi Diproses, Dikirim, atau Selesai.

Conditional Formatting

Fungsi: Fitur di Google Sheets maupun Excel yang memberi format visual otomatis berdasarkan kondisi tertentu, tanpa perlu mengubah warna secara manual satu per satu.

Contoh: Sel dengan nilai penjualan di bawah target otomatis berubah menjadi warna merah agar mudah dikenali.

Find a Time

Fungsi: Fitur di Google Calendar yang membantu mencari slot waktu kosong dengan membandingkan ketersediaan beberapa kalender peserta sekaligus.

Contoh: VA menjadwalkan meeting lima peserta tanpa perlu bertanya ketersediaan waktu satu per satu secara manual.

Response Validation

Fungsi: Fitur di Google Forms yang membatasi jenis input yang dapat diterima pada suatu pertanyaan, misalnya format angka atau email yang valid.

Contoh: Kolom nomor telepon pada formulir pendaftaran divalidasi agar hanya menerima 10 hingga 13 digit angka.